Senji, Kerja Keras adalah Energi Kita
Kerja Keras adalah Energi Kita
CNG; dibacanya Senji (Compressed Natural Gas) yang merupakan produk turunan dari gas Alam sudah saatnya untuk dimanfaatkan dengan sebaik baiknya.. sebagai pengganti BBM. Pada diagram (klik image untuk memperbesar) yang tertera diatas artikel ini diilustrasikan bahwa konsumsi BBM (bahan Bakar Minyak) di Indonesia sejumlah 48% atau sekitar 26,24 Juta Liter digunakan untuk Transportasi, sedangkan sisanya 52% digunakan untuk Industri, Militer, Rumah tangga, konversi ke Tenaga Listrik, dll.
Dari total konsumsi BBM untuk Transportasi ternyata sejumlah 88% digunakan untuk Transportasi Jalan, diikuti dengan transportasi Laut 7%, transportasi Udara 4% dan selanjutnya Transportasi Kereta Api dan SDP (sungai & Penyebrangan) sebesar 1%. BBM hasil kerja keras (Kerja Keras adalah Energi Kita) ternyata sebagian besar digunakan untuk ..jalan dan wira wiri..ma'af. Untuk sekedar diketahui bahwa untuk memenuhi kebutuhan beberapa jenis BBM (golongan Refined Petroleum; mis. Premium) ternyata indonesia sudah menjadi net importir.
Selanjutnya kita perhatikan ilustrasi pada gambar dibawah ini (klik untuk memperbesar), gambar ini menunjukkan peta Distribusi dan Supply Gas Alam (LNG; Liquid Natural Gas) di Indonesia, ternyata negara kita Indonesia cukup kaya ..memilki jumlah LNG yang melimpah. Pada tahun 2004 memilki cadangan sekitar 134.015,5 BSCF (Billion Standard Cubic Feet) dan total produksi sebesar 8.642 MMSCFD (Million Metric Standard Cubic Foot per Day).
Hampir 60% diekspor dan 40% digunakan untuk konsumsi bahan bakar domestik.

Sebagian besar LNG Indonesia diekspor ke Jepang...dan kebetulan saya pernah berinteraksi lama dengan masyarakat Jepang, mereka sangat menghargai LNG dari Indonesia dan memperlakukannya dengan hati hati serta menggunakannya dengan sebaik baiknya. Penanganan (material handling) LNG dari Indonesia dari mulai pembuatan Tanker, pipanisasi, penampungan, dan distribusi dilakukan dengan sangat serius, karena hawatir terjadi loses (kehilangan) akibat kecelakaan dan kebocoran. Tahukah anda... mereka kerja keras untuk mendapatkan LNG dari Indonesia. Jepang juga memberikan bantuan pinjaman melalui bank JBIC-Japan Bank for International Cooperation (Kokusai Kyōryoku Ginkou) dalam proyek pipanisasi LNG Sumatra-Jawa; SSWJ 1 & 2 (South Sumatra West Java); untuk menjaga relationship.
LNG (Gas Alam) ini benar benar merupakan anugerah dari Allah SWT buat rakyat Indonesia... sudah sepantasnya kita untuk segera bersyukur atas segala nikmat yang diberikan. Apabila kita rakyat Indonesia masih tidak mau menggunakan Gas Alam (dan produk turunannya) sangat disayangkan.. apakah masih pantas kita disebut orang yang bersyukur. Apabila kita insan Indonesia masih "mempermainkan" Gas Alam (dan produk turunannya).. mengurangi takaran, penyimpangan, memutar mutar regulasi, dan korupsi dari situ .. apakah masih pantas kita disebut orang yang bersyukur. Coba imajinasikan, bila kita membelikan dan memberikan baju mahal untuk anak kita.. kemudian kita ketahui ternyata anak kita tidak mau memakai baju tersebut..,apalagi kalau hanya dijadikan permainan... mungkin kita akan sedih, atau berkata dalam hati.. nih anak kurang bersyukur, atau mungkin marah...!!
Kondisi tersebut diatas dan ditambah dengan sifat gas yang relatif ramah lingkungan, maka sudah sangat bijak apabila pemerintah dan PT. Pertamina (Persero) untuk mengajak rakyat Indonesia meningkatkan penggunaan Gas atau LNG (dan produk turunannya) sebagai bahan bakar pengganti BBM, termasuk dalam hal ini adalah penggunaan CNG atau BBG (bahan bakar Gas) untuk kendaraan transportasi jalan.
CNG atau Compressed Natural Gas (Gas Alam Terkompressi) yang dibuat dari Gas Alam yang diekstrak, dimurnikan dan dikompressi adalah alternatif bahan bakar selain bensin atau solar yang sebenarnya lebih ramah lingkungan dan harganya relatif jauh lebih murah. Di Indonesia, CNG disebut juga sebagai Bahan Bakar Gas (BBG); dan pernah melonjak penggunaanya untuk kendaraan antara tahun 1998 - 2000, kemungkinan karena penggunaan pada kendaraan taksi di Jakarta. Komposisi CNG didominasi oleh etana (C2H6) dan metana ( CH4); prosentase gas metana ( CH4) bisa mencapai 95% dengan nilai oktan bisa mencapai 120. CNG biasanya disimpan dalam tabung bejana tekan dengan kompressi sekitar 200 bar (tekanan tinggi), tabung terbuat dari material baja paduan khusus dan serat fiber dan telah melalui pengujian terhadap tekanan. Modifikasi dan penanganan tabung yang tidak sesuai regulasi dapat menyebabkan kecelakaan yang sangat fatal.
Sebuah kendaraan yang beroperasi dengan menggunakan CNG akan membutuhkan tabung CNG, Konverter Kit, dan tentu saja SPBG (Statsiun Pengisian Bahan Bakar Gas). harga operasional penggunaan CNG untuk kendaraan akan murah karena harga CNG relatif lebih murah diperkirakan sekitar Rp. Rp 3200,-/liter setara diesel. Namun demikian harga Konverter Kit dan tabung sangat mahal, harga konverter kit sekitar $1.500 untuk mesin 4 silinder dan harga tabung sekitar $ 2.000. Instalasi SPBG tentu saja akan lebih mahal daripada instalasi sebuah SPBU.
Sebenarnya kelihatannya rakyat ingin sekali lebih bersyukur untuk menggunakan Gas Alam (termasuk CNG) sebagai pengganti BBM yang tentu saja lebih murah dan lebih ramah lingkungan; namun perasaan saya mengatakan bahwa pemerintah tidak cukup hanya dengan mengeluarkan kebijakan yang sudah sangat bijak. Kebijakan tersebut (terutama untuk CNG) perlu dilengkapi dan ditindak lanjuti dengan beberapa hal yang lebih realistis (opini aza..).. antara lain :
1. Keterlibatan sejumlah swasta profesional dalam pengadaan CNG siap pakai (Pengolahan s/d SPBG).
2. Peningkatan Jumlah SPBG (pasti mahal...).
3. Pengadaan dan After Sales Tabung dan Konverter Kit yang jauh lebih murah lagi (kompetitif).
4. Sosialisasi dan User guide yang baik.
5. Jaminan keamanan dari berbagai pemalsuan (konverter, tabung, valve, dll.)
6. Regulasi penggunaan BBG yang baik dan bersifat melindungi rakyat.
7. Hindarkan regulasi yang bersifat dan terkesan ..mengatur dan memutar mutar regulasi. (mudah mudahan tidak ada yang demkian..).
Apabila kurang jelas untuk point yang terakhir.. kira kira begini : misalnya ada regulasi bahwa semua angkutan transportasi massal harus diremajakan dengan mobil-x, dihawatirkan timbul prasangka bahwa si pembuat regulasi, pengawas regulasi, dll. ada main mata dengan dealer mobil-x. Model seperti ini ..rakyat sudah melek dan hawatir, walaupun sebenarnya dalam regulasi tidak apa apa namun yan muncul adalah apriori. Saya sebenarnya hanya ingin menyampaikan bahwa perlu hati hati (jangan sampai menimbulkan prasangka) dalam mengeluarkan regulasi harus disertai penjelasan dan bukti yang cukup sehingga tidak menimbulkan resisten. Akan berbeda bunyinya kalo regulasinya menjadi... misalnya : semua angkutan transportasi massal harus diremajakan dengan mobil-a, atau mobil-b, atau mobil-c, s/d atau mobil-zz.
Kelihatannya PT. Pertamina (Persero) sebagai BUMN dibidang BBM dan energi perlu kerja keras (Kerja Keras adalah Energi Kita) untuk menindak lanjut dan mendukung kebijakan pemerintah lebih serius bagi yang satu ini (CNG)... untuk rakyat dan negara yang kita cintai... agar lebih bersyukur...!!(ingat dengan angka 48% tersebut diatas)..
Referensi :
1). Pokja Gas; http://energialternatif.ekon. go.id
2). COMPRESSED NATURAL GAS (CNG) UTILIZATION POLICY
TO IMPROVE URBAN AIR QUALITY; EDI WIBOWO & YUSEP K. CARYANA; Lemigas; Symposium-Japan Petroleum Energy Center.
3). Portal Nasional.
4). Wikipedia.
Artikel Terkait :




















4 komentar:
Wah hebat nih artikelnya... mantap sobat.. sukses!!
Yah...saya sih hanya ikut meramaikan aza..Penggembira..!!Saya dah berkunjung ke blog akhatam...!!
salam sahabat....
wah infonya bagus makasih....n good luck...
Walupun saya dah kerja keras dan menguras energi ikutan dlm kontest ini, namun karena teknih SEO-nya masih kecek2 jadi belum juga masuk ke hal dibawah 10. Harus lebih giat lagi dan be-kerja keras (kerja keras adalah energi kita). Thanks.